Menghafal Al Quran

PANDUAN MENGHAFAL AL-QURAN
Oleh: Irfan J
IFTITAH
Segala puji Bagi Allah Rabb semesta alam, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad saw. Dalam tulisan pendek ini akan penulis kemukakan cara termudah untuk menghafal Al Quran. Keistimewaan metode ini adalah kuatnya hafalan yang akan diperoleh seseorang disertai cepatnya waktu yang ditempuh untuk mengkhatamkan Al Quran. Metode ini sangat mudah untuk di praktekan dan insya Allah akan sangat membantu bagi siapa saja yang ingin menghafalnya

PERSIAPAN SEBELUM MENGHAFAL
Ada 3 [tiga] hal yang harus difungsikan oleh Anda sekalian, kapan dan dimana saja berada sebagai sarana pendukung keberhasilan dalam menghafal Al Quran. Tiga hal tersebut adalah:
1. Persiapan (Isti’dad)
Kewajiban utama penghafal Al Quran adalah Anda harus menghafalkan setiap harinya minimal satu halaman dengan tepat dan benar dengan memilih waktu yang tepat untuk menghafal seperti:
a. Sebelum tidur malam, lakukan persiapan terlebih dahulu dengan membaca dan menghafal satu halaman secara grambangan (jangan langsung dihafal secara mendalam)
b. Setelah bangun tidur hafalkan satu halaman tersebut dengan hafalan yang mendalam dengan tenang lagi konsentrasi (bisa dibaca ketika shalat subuh)
c. Ulangi terus hafalan tersebut (satu halaman) sampai benar- benar hafal diluar kepala
2. Pengesahan (Tashih/Setor)
Setelah dilakukan persiapan secara matang dengan selalu mengingat- ingat satu halaman tersebut, berikutnya tashihkan (setorkan) hafalan kepada pembimbing (ustadz). Setiap kesalahan yang telah ditunjukkan oleh pembimbing (ustadz), hendaknya Anda melakukan hal-hal berikut:
a. Memberi tanda kesalahan dengan mencatatnya (ditulis dalam kertas kecil;memo)
b. Mengulang kesalahan sampai dianggap benar oleh pembimbing.
c. Bersabar untuk tidak menambah materi dan hafalan baru kecuali materi dan hafalan lama benar-benar sudah dikuasai dan disahkan.
3. Pengulangan (Muroja’ah/Repeat)
Setelah melakukan tashih/setor jangan meninggalkan tempat (majlis) untuk pulang sebelum hafalan yang telah disetorkan diulang beberapa kali terlebih dahulu (sesuai dengan anjuran pembimbing.

Selain tiga hal di atas, ada beberapa hal yang mesti dipersiapkan sebelum kita menghafal Al Quran dengan baik (tartil), yaitu sebagai berikut:
1. Mempunyai azam dan tekad kuat untuk menghafal
2. Memilih waktu yang sesuai untuk menghafal.
3. Memilih tempat yang sesuai untuk menghafal.
4. Berada dalam keadaan tenang (pikiran)
5. Kosongkan fikiran sebelum menghafal.
6. Pilih sebuah jenis mushaf dengan tidak menganti dengan jenis mushaf lain.

TEKNIK MENGHAFAL
Berikut ini teknis dan cara menghafal Al Quran yang dapat memudahkan Anda dalam penguasaan secara maksimal dan cepat.

A. Teknik “Chunking”
1. Memisah-misahkan potongan ayat yang panjang kepada beberapa bagian yang sesuai mengikuti arahan pembimbing.
2. Memisah-misahkan selembar halaman surat kepada beberapa bagian (2 atau 3 bagian) yang sesuai.
3. Memisah-misahkan surat kepada beberapa bagian, contohnya mengikuti kadungan kisah/cerita.
4. Memisah-misahkan juz kepada beberapa bagian mengikut surat, hizib, rubu’, cerita dan sebagainya.
5. Memisah-misahkan Al Quran kepada kelompok surat, setiap 10 juz dan sebagainya.

B. Teknik Mengulang (Repeat)
1. Membaca sepotong atau sebagian ayat sekurang-kurangnya lima kali sebelum mulai menghafalnya.
2. Membaca ayat yang telah dihafal berulang-ulang kali (3-10 atau lebih) sebelum berpindah ke ayat selanjutnya.
3. Setelah menghafal setiap setengah halaman surat, harus diulang beberapa kali sebelum diteruskan bagian yang kedua.
4. Setalah menghafal satu halaman surat diulang beberapa kali sebelum diteruskan ke halaman surat selanjutnya.
5. Sebelum menghafal bagian Al Quran selanjutnya, harus diulang bagian yang sebelumnya.

C. Teknik Tatap dan Ingat
1. Mengarahkan penglihatan kepada ayat, halaman surat dan lebaran.
2. Pejamkan mata dan coba melihatnya dengan fikiran.
3. Sekiranya masih kabur, buka mata dan fokuskan kembali kepada mushaf.
4. Ulanglah sehingga dapat melihat ayat atau halaman surat tersebut dengan mata tertutup.

D. Teknik Menghafal dengan Seorang Teman (Soul Mate)
1. Pilih seorang teman yang mempunyai minat yang sama.
2. Orang pertama membaca dengan disimak/koreksi oleh orang kedua.
3. Orang kedua membaca dengan disimak/koreksi oleh orang pertama.
4. Saling bergantian ayat antara satu sama lain secara bergiliran

E. Teknik Mendengar Kaset/CD/Audio (Listening)
1. Pilih seorang qari’ yang baik bagi seluruh Al Quran atau beberapa qari’ bagi surat-surat tertentu.
2. Sebelum mulai menghafal, dengar bacaan ayat-ayat yang ingin dihafal beberapa kali.
3. Amati cara, lagu dan tempat berhenti bacaan qari’ tersebut sehingga terpahat di fikiran.
4. Cobalah mulai menghafal ayat-ayat tersebut dengan cara dan gaya qari’ tersebut.
5. Sentiasa memperbanyak untuk mendengar kaset bacaan Al Quran
F. Teknik Merekamkan Suara (Record)
1. Rekamkan bacaan kita di dalam kaset/recorder (MP4) lalu kita dengarkan ulang untuk memastikan bacaan dan hafalan yang betul.

G. Teknik Menulis (Typing)
1. Tulis kembali halaman surat yang telah dihafal.
2. Kemudian sesuaikan antara susunan ayat dan tulisan dengan mushaf.
3. Menulis setiap ayat pertama awal halaman surat, atau setiap rubu’, atau setiap juz, atau setiap surat dalam satu helai kertas.

H. Teknik “Pointers” dan “Keyword”
1. Buat beberapa kotak.
2. Setiap kotak merupakan satu halaman surat.
3. Catat dalam kotak tersebut beberapa kalimat yang menjadi keyword bagi halaman surat tersebut.
4. Merenung dan membayangkan kotak tersebut dalam ingatan.

I. Teknik Menghafal Sebelum Tidur
1. Membaca atau menghafal beberapa potong ayat sebelum tidur.
2. Sewaktu memejamkan mata, dengar kaset/CD bacaan ayat-ayat tersebut dan bayangkan posisi-nya di otak kita.
3. Dengar kembali dari awal surat, juz atau hizib, atau mana-mana yang sesuai sehingga ayat yang telah dihafal. Coba bayangkan ayat-ayat yang didengar dari kaset di otak kita.

J. Teknik “Mindmaping”
1. Bagi setiap Juz, buat 8 cabang, setiap cabang satu rubu’. Tulis ayat pertama rubu’ tersebut dicabangnya.
2. Bagi setiap surat, buat cabang bagi setiap pergantian kisah/cerita atau rubu’.
3. Bagi setiap 10 juz, buat cabang bagi setiap juz, dan cabang yang lebih kecil bagi rubu’.

K. Menguatkan Hafalan

Rasulullah saw bersabda:
“Jagalah benar-benar Al Quran ini, demi Yang jiwaku berada di Tangan-Nya, Al Quran lebih cepat terlepas daripada onta yang terikat dari ikatannya.” [Al Hadits]
1. Jauhi maksiat mata, maksiat telinga dan maksiat hati.
2. Banyak berdoa, terutama waktu mustajab doa seperti ketika berbuka puasa, ketika bepergian jauh (menuntut ilmu), sepertiga malam dan lain-lain.
3. Menetapkan kadar/target bacaan setiap hari, contohnya, selembar, setengah juz, 1 juz dan sebagainya.
4. Membaca pada waktu pagi dan mengulangnya pada waktu malam.
5. Jangan membaca ketika sedang bosan, marah atau ngantuk.
6. Menulis setiap ayat yang mutasyabih.

Masih banyak tips-tips lain selain yang di atas. Tidak ada salahnya mencari metode-metode lain yang dapat membantu Anda dalam menghafalkan Al Quran. Bagaimana pun, apa yang berhasil bagi satu orang belum tentu berhasil bagi yang lain. Temukanlah cara Anda sendiri!/ijee.wordpress.com
[Wallahu A’laam Bisshawab]

~ oleh sekapursirihtravel pada Maret 16, 2009.

Satu Tanggapan to “Menghafal Al Quran”

  1. wew blog na cool bgt

    kk bg tips na donk biar blog na rame dikunjungin org

    n jgn lupa visit my blog

    http://jamelblog.wordpress.com/

Komentar ditutup.

 
%d blogger menyukai ini: